Rabu, 28 Januari 2015

Mlehoy Family goes to Purworejo & Yogyakarta




 Pada pertengahan awal bulan di tahun 2015 saya dan teman – teman dari KK 25 KBM UNJ mengadakan liburan bersama ke kota Purworejo Jawa Tengah.
Sayangnya, pada liburan kali ini tidak semua bisa ikut, jadi hanya 6 orang saja yang ikut pada saat itu.
Keberangkatan liburan kami diawali dengan menaiki kereta dari stasiun Ps Senen kami berangkat hari Rabu, 14 Januari 2015 pukul 5.30 a.m dan sampai di Purworejo sekitar pukul 1.30 p.m. Selama perjalanan 8 jam dikereta banyak banget kenangannya, dari mulai main UNO , makan bareng, bercanda bareng, sampe iseng video-in si Tiah yang lagi nge-dugem pas lagi tidur wkwk.
Sesampainya di stasiun Kutoarjo kami dijemput oleh ayahnya Indri (sang tuan rumah di Purworejo), jarak dari stasiun ke rumah teman kami ini juga tidak terlalu jauh dan tidak terlalu dekat pula. Yang sedang – sedang saja lah seperti lirik lagu dangdut yang populer itu...
Sesampainya kami tiba di rumah Indri, kami disambut hangat oleh keluarga indri... Selama seharian itu kami belum pergi kemana – mana karena masih lelah, hanya istirahat, makan, dan melakukan hal yang sunah di keluarga Mlehoy ini ketika lagi kumpul yakni “MAIN UNO”.
Hari kamis pun berlalu, keesokan harinya jam 7.30 a.m kami dan kedua teman dari si tuan rumah yang bernama Echa dan Galih pergi menuju Taman Wisata Kali Biru di daerah Kulon Progo DIY. Perjalanan dari Purworejo menuju tempat wisata Kali Biru ini ditempuh selama kurang lebih 2 jam perjalanan melewati daerah pegunungan yang keren abis!! gimana gak keren, kanan kiri jurang, dan banyak terdapat curug – curug kecil, kurang lebihnya kaya gini kerennya :
Kabutnya tebel banget :D



Pemandangan Kalibiru dari Jauh




Diambil dari belakang mobil, kabutnya tebel banget

Sesampainya di tempat tujuan kami harus jalan kurang lebih 1 km buat menikmati indahnya Kali Biru, tapi sayangnya sebelum menikmati indahnya Kali Biru si hujan malah dateng...
pic pic pic
Setelah si awan berhenti meluapkan tangisannya kami pun bergegas menuju ke bawah dan menikmati kembali si Kali Biru tersebut. Sedikit demi sedikit si kabut mulai menghilang dan memperjelas lukisan yang maha kuasa, terlihat di ujung adanya garis pantai nan biru dan indah..
Sayangnya kami tidak bisa melakukan banyak hal disini seperti flying fox dan menuju bawah taman wisata ini, dikarenakan medan yang terlalu licin dan berbahaya. Dan yang kami sesalkan adalah kami tidak bisa foto di tempat ini, karena penjagannya gak tau lagi pada kemana -.-

Tali flying foxnya   




Sayang banget waktu saya kesini penjaga rumah pohon ini gada, jadi gabisa foto disitu deh -,-













Setelah puas menikmati Kali Biru, kami pun bergegas menuju Waduk Sermo 
dan dilanjutkan makan siang dengan makan Lothek, makanan ini bentuknya semacam gado – gado kalo di Sunda, dan tanpa mengurangi rasa hormat, menurut lidah saya pun lebih enak Gado – Gado nya orang – Sunda hehe...
Setelah makan siang kami pun melanjutkan perjalanan masih di sekitar Kulon Progo menuju Pantai Glagah. Pantai ini gak sebagus pantai – pantai di daerah Gn Kidul, pantainya agak kotor tetapi masih bagus.. Banyak pemecah ombak yang gede – gede dan suara ombaknya cukup menyeramkan...


Setelah itu kami pun pulang dan nyampe rumah disuguhi makanan oleh Ibu dan Bapaknya Indri, orangtuanya Indri super duper baik  bangetttt :D
Sesudah makan kita selalu melakukan hal sunnah yakni MAIN UNO, yang kalah pokoknya di bedakin..
setelah bosen main UNO kita pun nonton film bareng sampai ngantuk, ada yang special di liburan kali ini, dimana saya dan Indri pura – pura ngantuk dan mau tidur duluan (padahal mau nyiapin kue buat si Teguh yang ulang tahun beberapa hari yang lalu).  Kembalinya saya dan Indri membawakan kue si Teguh keliatan terharu gitu, matanya udah berkaca – kaca, dia pengen nangis untuk yang kedua kalinya setelah di KBM tapi malu mungkin wkwk.
Keesokan harinya di hari Jum’at kami berpamitan ke orangtuanya Indri untuk pulang karena akan melanjutkan trip ke Kota Yogyakarta. Perjalan kami dari Purworejo menuju Yogyakarta kali ini menggunakan kereta semacam commuter line, commuter line nya punya masyarakat Jawa Tengah ini namanya PRAMEKS harga tiketnya pun terjangkau hanya Rp. 6.000. Hal yang terpenting kalo mau naik kereta ini harus buru – buru beli tiketnya, soalnya  kereta Prameks ini membatasi jumlah penumpang dengan 400 penumpang saja. Tapi jangan sedih.. dibalik itu kereta ini enak dan nyaman, tempat duduknya semacam tempat duduk kereta ekonomi, kaya gini bentuknya 


Waktu yang dibutuhkan dari Purworejo menuju Yogyakarta kurang lebih cuma 1 jam. Di perjalanan kali ini ada satu hal yang gak bakal bisa terlupakan, dimana si Ratna tiba – tiba teriak kenceng banget karena doi salah buang kartu UNO pas lagi main UNO wkwk, kocak banget disitu hampir semua penumpang di gerbong yang sama nengok ke arah bangku saya, yang di dalamnya terdapat saya, nurtiah, ratna dan teguh yang lagi main UNO wkwk..
sesampainya di stasiun Tugu Yogyakarta, kami langsung menuju penginapan bu Fatimah, setelah sampai dan istirahat sejenak, sekitar jam 5 kami pun bergegas berangkat menuju Taman Pelangi atau yang sering disebut juga dengan Taman Lampion. Untuk menuju kesana kami menggunakan kendaraan umum TRANS JOGJA. Bentuknya semacam mini bus, warnanya hijau, bisa dibilang mirip Bisnya UNJ lah wkwk. Tiket TJ ini Cuma Rp. 4.000 lebih mahal Rp 500 dari Trans Jakarta. Menurut saya lebih bagus Trans Jakarta karena halte Trans Jogja kecil banget, bisa dibilang 1/3 nya halte dukuh atas 2 lah... Semoga pemerintah Yogyakarta segera memperbaiki segala kekurangan yang ada lah yaa...
Sesampainya di Taman Lampion kami disambut oleh Lampion bentuk Gorila yang gede banget, di taman Lampion ini banyak bgt bentuk – bentuk lucu dan beraneka ragam.




Tiket masuknya Rp. 10.000 untuk Weekdays dan Rp. 15.000 untuk Weekend dan hari Jum’at. 
Sepulangnya dari Taman Lampion ini sekitar jam 9 p.m kami langsung menuju angkringan. Harganya juga murah – murah, nyaman di perut dan kantong lah..
Esoknya di hari terakhir di Yogyakarta kami cuma keliling Malioboro, kebetulan penginapannya di belakang Mall Malioboro jadi enak banget buat beli oleh – oleh.
Kereta keberangkatan Lempuyangan – Ps Senen pun tiba pukul 16.59 dan kami pun pulang menuju Jakarta... I just wanna say, that I really2 miss those cities..
Regards,
Indah.....

2 komentar:

  1. jadi kangen ndahhhh, next trip pulau yee...
    ayeeee...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baru baca hihi, ayoo ngetrip bareng lagii, kangeeenn

      Hapus

Correct me if I am wrong :)